Selamat Datang, Bagi yang ingin berbagi nasehat/ kata mutiara, Silahkan kirim via email ke bursaiklangratis89.bebas@blogger.com

Kamis, 22 Oktober 2015

Memilih Baju Anak yang Bagus

Memilih Baju Anak Muslim yang Trendy Dan Bagus

Kenyamanan merupakan nomor satu bagi sebagian besar manusia. Apalagi untuk orangtua terhadap anak. Kualitas barang termasuk baju yang diberikan untuk anak merupakan salah satu contoh untuk memilih baju anak yang bagus, yaitu yang nyaman bagi anak ketika dipakai. Karena tetap ada kemungkinan baju yang dipakaikan kepada anak tidak cocok bahannya bagi tubuh si anak. Sehingga kualitas baju yang bagus tersebut harus diperiksa dengan teliti. Namun, memang kualitas terbaik yang nyaman digunakan oleh anak terkadang harga yang disuguhkan pun lumayan tinggi karena memang bahan yang dipakai untuk membuat juga mahal, baju keke 2015. Tapi tidak sedikit penjual yang menjual kualitas barang yang standart namun menjual dengan harga tinggi.

Kualitas standart dengan harga yang mahal marak dijual oleh para penjual bagi online maupun offline, hal ini dilakukan untuk menarik peminat, yaotu para orangtua untuk membeli dagangan mereka dengan asumsi bahwa barang yang mereka jual adalah baju dengan kualitas tinggi yang nyaman dipakai oleh anak. Sebaiknya, para orangtua megetahui betul bahan yang memang bagus dengan harga mahal dan baju dengan bahan bagus tetapi tidak terlalu mahal. Jika orangtua mengetahui kualitas bahan tersebut maka akan membantu orangtua ketika membeli baju anak yang bagus. Hal ini akan membantu orangtua untuk meminimalisir uang yang terbuang sia-sia jika harga yang ditawarkan tidak sesuai dengan kualitasnya.

Jika kualitas baju kurang baik atau bahkan tidak baik dan anak menjadi tidak nyaman dengan baju yang dipakai, banyak dampak yang dapat terjadi. Kualitas buruk seperti bahan baju yang kasar akan membuat kulit anak menjadi merah-merah bahkan luka. Itulah alasan mengapa harga baju anak memang dapat dikatakan lebih mahal daripada harga baju untuk orang dewasa. Sensitifitas dari kulit anak-anak jauh lebih peka daripada orang dewasa sehingga kualitas bahan untuk membuat baju tersebut memang tidak bisa sembarangan dan harus di waspadai. Untuk mendapatkan baju anak yang bagus orangtua tetap harus teliti dan waspada terutama dengan bahan bajunya, memang terlihat sepele namun hal seperti ini sangat penting untuk kenyamanan anak.

Sabtu, 23 Agustus 2014

Bahaya Merokok

Kebiasaan merokok tanpa disadari oleh para perokok banyak menimbuklan kerugian dan bahaya. Merokok aktiv memang meningkatkan resiko penyakit jantung dan kanker paru-paru. Namun, tanpa disadari menjadi perokok pasif juga menimbulkan masalah kesehatan dan psikologis, seperti:

- Jika ibu hamil yang menjadi perokok pasif, maka asap rokok dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin hingga keguguran.

- Meskipun belum diketahui secara pasti bahwa asap rokok dapat menyebabkan bayi mengalami sindrom mati mendadak (sudden infant death syndrome/ SIDS). Namun ada baiknya melakukan pencegahan sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi. Selain diduga karena faktor genetik, SIDS juga disebabkan adanya infeksi bakteri atau terhirupnya zat yang dapat menyebabkan bayi sulit bernafas. Apapun kemungkinan berbahayanya, sebaiknya ayah dan bunda melakukan suatu hal yang dapat menurunkan resiko kematian bayi, salah satunya dengan tidak merokok di dekat mereka.

- Bila anak-anak sebagai perokok pasif, maka bahaya kesehatannya lebih besar. Sebab system imun (daya tahan tubuh) mereka masih lemah dan belum sempurna. Salah satu resiko anak yang menjadi perokok pasif adalah pertumbuhan paru-parunya lambat, asma, radang saluran pernafasan, infeksi telinga, pneumena, alergi, dan batuk berkepanjangan.

- Orangtua yang kerap merokok di depan anak bisa mempengaruhi kondisi psikisnya. Anak cenderung percaya bahwa rokok bukanlah gaya hidup yang buruk. Ketika mereka kecil, mereka mencoba untuk meniru gaya merokok dengan meletakkan pena di mulutnya. Saat remaja, mereka mungkin akan melakukan hal yang nyata. Akhirnya mereka menjadi kecanduan untuk merokok sejak dini.

Oleh karena itu, sebisa mungkin kebiasaan merokok ini dihindari dan bahkan harus ada tindakan pencegahan mulai dari kecil. Hal ini bisa dilakukan mulai dari keluarga sendiri. Berikan edukasi dan penjelasan kepada lingkungan keluarga kita akan bahaya merokok terutama pada anak-anak agar mereka tidak merokok saat dewasa nanti.

sumber: http://www.ibundaku.com/2013/12/bahaya-merokok.html

Sabtu, 01 Februari 2014

AYAH BISU

AYAH BISU" ( 1 )

Sebuah tulisan karya Sarah binti Halil bin Dakhilallah al-Muthiri yang ditulis untuk meraih gelar magister di Universitas Umm al-Quro, Mekah, Fakultas Pendidikan, Konsentrasi Pendidikan Islam dan Perbandingan, mungkin bisa menyemangati para ayah untuk rajin berdialog dengan anak-anaknya.

Judul tulisan ilmiah tersebut adalah:
“Dialog orangtua dengan anak dalam al-Qur’an al-Karim dan aplikasi pendidikannya”

Dari judulnya saja, sudah luar biasa. Dan memang luar biasa isinya.
Menurut tulisan ilmiah tersebut, terdapat 17 dialog (berdasarkan tema) antara orangtua dengan anak dalam al-Qur’an yang tersebar dalam 9 Surat.

Ke-17 dialog tersebut dengan rincian sebagai berikut:
• Dialog antara ayah dengan anaknya (14 kali)
• Dialog antara ibu dan anaknya (2 kali)
• Dialog antara kedua orangtua tanpa nama dengan anaknya (1 kali)

Lihatlah ayah, subhanallah...
Ternyata al-Qur’an ingin memberikan pelajaran. Bahwa untuk melahirkan generasi istimewa seperti yang diinginkan oleh Allah dan Rasul-Nya, harus dengan komposisi seperti di atas.

Jika kita bandingkan, ternyata dialog antara ayah dengan anaknya, lebih banyak daripada dialog antara ibu dengan anaknya. Jauh lebih banyak. Lebih sering. 14 banding 2!

"AYAH BISU" ( 2 )

Kalau hari ini banyak muncul ayah ‘bisu’ dalam rumah, inilah salah satu yang menyebabkan munculnya banyak masalah dalam pendidikan generasi.

Sebagian ayah seringkali kehabisan tema pembicaraan dengan anak-anaknya. Sebagian lagi hanya mampu bicara dengan tarik urat alias marah.

Ada lagi yang diaaamm saja, hampir tidak bisa dibedakan saat sedang sariawan atau memang tidak bisa bicara.

Sementara sebagian lagi, irit energi; bicara seperlunya. Ada juga seorang ayah yang saat dia belum selesai bicara sang anak bisa menyela, “Cukup yah, saya bisa lanjutkan pembicaraan ayah.” Saking rutinitas pembicaraannya yang hanya basa basi dan itu-itu saja.

Jika begitu keadaan para ayah, maka pantas hasil generasi ini jauh dari yang diharapkan oleh peradaban Islam yang akan datang. Para ayah selayaknya segera memaksakan diri untuk membuka mulutnya, menggerakkan lisannya, terus menyampaikan pesannya, kisahnya dan dialognya.

Ayah, kembali ke al-Qur’an..
Dialog lengkap, utuh dan panjang lebar di dalam al-Qur’an, hanya dialog ayah kepada anaknya. Bukan dialog ibu dengan anaknya. Yaitu dialog Luqman dengan anaknya. Sebuah nasehat yang lebih berharga bagi seorang anak dari semua fasilitas dan tabungan yang diberikan kepadanya.

Dengan kajian di atas, kita terhindar dari kesalahan pemahaman. Salah, jika ada yang memahami bahwa dialog ibu tidak penting. Jelas sangat penting sekali dialog seorang ibu dengan anaknya.

Pemahaman yang benar adalah, al-Qur’an seakan ingin menyeru kepada semua ayah: ayah, harus rajin berdialog dengan anak. Lebih sering dibanding ibu yang sehari-hari bersama buah hati kalian.

Dan...
Jangan sampai menjadi seorang ayah bisu, karena Ayah adalah pembina, pemimpin dan motivator keluarga

Beberapa panduan Imam Al- Ghazali supaya kita tidak bersifat sombong dan angkuh

Beberapa panduan Imam Al- Ghazali supaya kita tidak bersifat sombong dan angkuh

Jika berjumpa dengan kanak-kanak, anggaplah kanak-kanak itu lebih mulia daripada kita,karena kanak-kanak ini belum banyak melakukan dosa daripada kita.

Apabila bertemu dengan orang tua, anggaplah dia lebih mulia daripada kita karena dia sudah lama beribadat

Jika berjumpa dengan orang alim, anggaplah dia lebih mulia daripada kita,karena banyak ilmu yang telah mereka pelajari dan ketahui.

Apabila melihat orang jahil, anggaplah mereka lebih mulia daripada kita,karena mereka membuat dosa dalam kejahilan, sedangkan kita membuat dosa dalam keadaan mengetahui.

Jika melihat orang jahat, jangan anggap kita lebih mulia,karena mungkin satu hari nanti dia akan insaf dan bertaubat atas kesalahannya.

Apabila bertemu dengan orang kafir, katakan didalam hati bahwa mungkin pada suatu hari nanti mereka akan diberi hidayah oleh Allah dan akan memeluk Islam, maka segala dosa mereka akan diampuni oleh Allah

Minggu, 24 November 2013

BERCERITALAH KEPADA NYA

Bolehlah masalah lebih luas dari lautan, lebih tinggi dari langit, lebih banyak dari butiran debu, lebih besar daripada gunung tetapi Maha Besar dan Maha Kuasa Allah melebihi dari segalanya yang mampu memberi pertolongan pada hambaNya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sabtu, 23 November 2013

‎Petuah Imam GhazAli

Petuah Imam Ghazali

"Carilah hatimu di tiga tempat. Pertama ketika membaca Al-Qur'an, kedua ketika shalat dan ketiga ketika engkau mengingati mati...

Jika pada tiga tempat itu kamu tidak menemukan hatimu, maka mohonlah kepada Allah agar Ia memberimu hati, karena sesungguhnya ketika itu kamu tidak memiliki hati."

Yaa Allah, kami berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu', nafsu yang tidak kenyang, mata yang tidak menangis, dan do'a yang tidak dikabulkan."
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kamis, 21 November 2013

‎Keistimewaan Hari Jumat

Keistimewaan Hari Jum'at

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya hari Jum'at adalah penghulu semua hari, di dalamnya Allah azza wa jalla melipatgandakan kebaikan, menghapus keburukan, mengangkat derajat, mengijabah doa, menghilangkan duka, dan menunaikan hajat-hajat yang besar. Hari Jum'at adalah hari Allah menambah jumlah orang-orang yang dibebaskan dari neraka. Tidak ada seorang pun manusia yang memohon perlindungan di dalamnya dan ia mengenal hak-Nya serta yang diharamkan-Nya, kecuali Allah berhak membebaskan dan menyelamatkan ia dari neraka. Jika ia mati pada hari Jum'at atau malamnya, ia mati syahid dan membangkitkan dari kuburnya dalam keadaan aman.Tidak ada seorang pun yang meremehkan apa yang diharamkan oleh
Allah dan menyia-nyiakan hak-Nya, kecuali Allah berhak mencampakkannya ke dalam neraka Jahannam kecuali ia bertaubat."

Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: "Tidak ada terbit matahari yang lebih utama dari hari Jum'at, dan sesungguhnya pembicaraan burung pun jika ia berjumpa dengan yang lain pada hari ini, ia mengucapkan salam, salam kebaikan dan kedamaian."

Imam Ja'far Ash-Shadiq (sa) berkata: "Jika kalian memasuki hari Jum'at, maka janganlah kalian disibukkan oleh sesuatu selain ibadah, karena hari itu adalah hari pengampunan bagi hamba hamba Allah; pada hari Jum'at dan malam Jum'at Allah menurunkan kepada mereka rahmat dan karunia lebih banyak daripada mengambilnya dalam waktu yang singkat."

Wallahua'lam
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Senin, 18 November 2013

‎Berbakti Kepada Orang Tua

Sesungguhnya hati ini telah dibentuk dan jiwa telah diciptakan untuk mencintai orang yang telah berbuat baik kepadanya, diri manusia merasa bergantung kepada orang yang telah berjasa baik kepadanya. Dan tidak ada yang lebih baik atau lebih besar jasanya setelah Allah terhadap seorang manusia yang melebihi kedua orang tua.

Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". QS. Al-Isro': 23-24

Dalam kondisi tua, kedua orang tua berada dalam kondisi lemah badan dan akal bahkan bisa jadi hidup dalam usia tua renta, yaitu usia yang bisa menimbulkan kemarahan dan kebosanan kedua orang tua.

Dibutuhkan kesabaran seorang anak merawat beliau.

Dalam kondisi ini, Allah melarang anak bertindak melampaui batas dengan sikap yang kurang sopan bahkan Allah memerintahkan untuk berkata dengan perkataan mulia, dan seorang anak harus merendahkan diri dengan penuh kasih sayang.

Sungguh miris jika ada sebagian anak memperlakukan orang tuanya seperti pembantu, kasar dan suka membentak.

"Ya Rabb, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil"
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Senin, 11 November 2013

‎Baik Sangka Kepada Allah

Nabi NUH belum tahu banjir akan dtg ketika ia membuat kapal & ditertawai kaumnya.

Nabi IBRAHIM blm tahu akan tersedia domba ketika pisau nyaris memenggal buah hatinya.

Nabi MUSA belum tahu laut akan terbelah saat dia diperintah memukulkan tongkatnya.

Nabi MUHAMMAD Shallallahu 'alaihi wa sallam pun belum Tahu kalau Madinah adalah Kota Tersebarnya Ajaran yang dibawanya saat beliau diperintahkan berhijrah..

Yang Mereka Tahu adalah bahwa Mereka harus Patuh pada perintah Allah dan tanpa berhenti Berharap yg Terbaik...

Ternyata dibalik keTIDAKTAHUan kita, Allah telah menyiapkan SURPRISE saat kita menunaikan perintahNYA.

Pertolongan Allah datang di detik2 terakhir dari usaha Hamba-Nya..

Kalaupun hasil yang kita usahakan masih jauh dari harapan , ga usah kita berkecil hati...

Tetap HUZNUDZON apapun yg terjadi..
Berbaik sangkalah selalu kepada ALLAH...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Rabu, 06 November 2013

Ringan di Lisan, Berat di Timbangan‎

Sebuah dzikir yang mudah dirutinkan setiap saat, namun berat di timbangan amalan. Dzikir tersebut adalah bacaan "Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil 'azhim".

"Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu "Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil 'azhim" (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung). (HR. Bukhari no. 6682 dan Muslim no. 2694)

Dalam Muqoddimah Al Fath (Fathul Bari), Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan keutamaan hadits tersebut sebagai berikut:

Maksud "dua kalimat" adalah untuk memotivasi berdzikir dengan kalimat yang ringan.

Maksud "dua kalimat yang dicintai" adalah untuk mendorong orang berdzikir karena kedua kalimat tersebut dicintai oleh Ar Rahman (Allah Yang Maha Pengasih).

Maksud "dua kalimat ringan" adalah untuk memotivasi untuk beramal (karena dua kalimat ini ringan dan mudah sekali diamalkan).

Maksud "dua kalimat yang berat di timbangan" adalah menunjukkan besarnya pahala.

Alur pembicaraan dalam hadits di atas sangat bagus sekali. Hadits tersebut menunjukkan bahwa cinta Rabb mendahului hal itu, kemudian diikuti dengan dzikir dan ringannya dzikir pada lisan hamba. Setelah itu diikuti dengan balasan dua kalimat tadi pada hari kiamat. Makna dzikir tersebut disebutkan dalam akhir do'a penduduk surga yang disebutkan dalam firman Allah,

"Do'a mereka di dalamnya adalah: "Subhanakallahumma", dan salam penghormatan mereka adalah: "Salam". Dan penutup doa mereka adalah: "Alhamdulilaahi Rabbil 'aalamin"." (QS. Yunus: 10)

Sumber: Muqqodimah Al Fath, Ibnu Hajar Al Asqolani, hal. 474
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Selasa, 05 November 2013

‎Mutiara Hikmah

~ Bila setetes air bergabung dengan tetesan-tetesan air yang lain, ia akan menjadi sungai.
~ Bila satu keping uang bergabung dengan keping uang lainnya, ia akan menjadi kekayaan.
~ Selembar tulisan, bila digabung dengan lembar-lembar tulisan lainnya, maka akan menjadi buku.
~ Dan satu jam itu, bila digabung dengan jam-jam yang lainnya akan menjadi umur.

Semoga waktu-waktu kita diisi dengan hal-hal yang bermanfaat. Aamiin

''Sesungguhnya sebagian perkata itu ada yang lebih keras dari batu, lebih pahit daripada jadam, lebih panas daripada bara, dan lebih tajam dari pada tusukan.sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karena jika tidak tumbuh semuanya niscaya akan tumbuh sebagian'' (Al Haditz)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sifat Persahabatan

Dalam kitabnya Imam Al-Ghazali telah memberikan pandangan secara global mengenai sifat persahabatan, diantaranya adalah:

Jika engkau berbuat baik kepadanya maka ia juga akan senantiasa melindungimu.

Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya maka ia akan membalas dengan baik persahabatanmu itu.

Jika engkau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berusaha untuk membantu sesuai dengan kemampuannya.

Jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambutnya dengan baik.

Jika ia memperoleh kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu.

Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik darimu (aib), maka ia akan berupaya untuk menutupinya.

Jika engkau meminta suatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan bersungguh-sungguh.

Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang tengah kau hadapi.

Jika bencana datang menimpamu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu.

Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu.

Jika engkau merencanakan suatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencanamu itu.

Jika kalian berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga kepentingan persahabatan itu.

Itulah beberapa poin mengenai ciri-ciri seorang sahabat sejati yang diberikan oleh Imam Al-Ghozali.

Yang perlu kita pegang teguh adalah "Selamanya, sahabat sejati akan selalu membawa kita kepada hal-hal yang positif, yang dapat meningkatkan kadar keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah".

Senin, 04 November 2013

‎Renungan Pagi

Sesungguhnya ada banyak KEBAIKAN di sekeliling kita, namun KEEGOISAN menutupi hati, membuat kita tidak MELIHATNYA.

Sesungguhnya kita punya banyak SAHABAT, namun KEBENCIAN membuat kita memandang mereka sebagai MUSUH.

Sesungguhnya kehidupan kita sudah BAHAGIA, namun rasa TIDAK BERSYUKUR membuat kita hidup MENDERITA.

Sesungguhnya PEKERJAAN kita sudah BAGUS, namun AMBISI berlebihan membuat kita terus MENGELUH dan PROTES.

Sesungguhnya kita sudah memiliki BANYAK, namun KESERAKAHAN membuat kita merasa MISKIN.

Sesungguhnya hidup ini DAMAI, namun KEGELISAHAN membuat dunia terasa bagai MEDAN PERANG.

Kunci permasalahan tidak ada DI LUAR, melainkan ada dalam HATI kita.

Semoga dalam segala aktifitas Ibadah selalu ada dalam keridhoan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Aamiin Allahumma Aamiin.....

Semoga kebaikan slalu menyertai kita smua stiap hari... Semoga selalu ada kesyukuran dalam tiap detik yang kita lalui...

Jadwal sholat untuk Jakarta & sekitarnya Selasa, 5 November 2013/ 1 Muharram 1435 H : Subuh : 04.07, Dzuhur : 11.38, Ashar : 14.56, Maghrib : 17.49, Isya : 19.01

Wallahu'alam bishowab

Barakallahu fii kum

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Minggu, 03 November 2013

‎Manusia Seperti Sebuah Buku

MANUSIA SEPERTI SEBUAH BUKU

Janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.(QS. (49) : 11)

Cover depan adalah tanggal lahir.
Cover belakang adalah tanggal kematian.

Tiap lembarnya, adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yang kita lakukan.
Ada buku yang tebal, ada buku yang tipis.

Ada buku yang menarik dibaca, ada yang sama sekali tidak menarik.

Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di'edit' lagi.
Tapi hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya,

Selalu tersedia halaman selanjutnya yang putih bersih, baru dan tiada cacat. Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin,

Allah Subhanahu wa ta'ala selalu menyediakan hari yang baru untuk kita. Kita selalu diberi kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yang benar dalam hidup kita

Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita kedepannya sampai saat usia berakhir, yang sudah ditetapkanNYA

Terima kasih ya Allah untuk hari yang baru ini..
Syukuri hari ini…. dan isilah halaman buku kehidupanmu dengan hal-hal yang baik semata.

Dan, jangan pernah lupa, untuk selalu bertanya kepada Allah, tentang apa yang harus ditulis tiap harinya.

Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupan kita selesai, kita dapati diri ini sebagai pribadi yang berkenan kepadaNYA.

Dan buku kehidupan itu layak untuk dijadikan teladan bagi anak-anak kita dan siapapun setelah kita nanti. Selamat menulis di buku kehidupanmu...

Selamat menulis di buku kehidupanmu,
Menulislah dengan tinta cinta dan kasih sayang, serta pena kebijaksanaan
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Jumat, 01 November 2013

‎Indikasi Terkabulnya Doa

:- INDIKASI TERKABULNYA DOA -::

"Indikasi terkabulnya doa adalah semakin ringan beramal shalih, tertarik dengan segala ketaatan, selalu berhasrat untuk berbuat baik, takut balasan maksiat, dan tersentuh ketika mendengar bacaan Al-Quran, hadits, dan ilmu-ilmu lain yang bermanfaat." (Raghib As-Sirjani, Risalatui ila shabab Al Ummah)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Senin, 28 Oktober 2013

‎Kesombongan

Sombong adalah membanggakan diri sendiri, mengganggap dirinya yang lebih dari yang lain. Membuat dirinya terasa lebih berharga dan bermartabat sehingga dabat menjelekkan orang lain. Padahal Allah telah melarang kita dalam QS. Al Luqman {31}:18

"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri"

Sementara itu ada sebuah teladan yang di ambil dari Adz Dzahabi. Adz Dzahabi rahimahullah berkata, "Kesombongan yang paling buruk adalah orang yang menyombongkan diri kepada manusia dengan ilmunya, dia merasa hebat dengan kemuliaan yang dia miliki. Orang semacam ini tidaklah bermanfaat ilmunya untuk dirinya. Karena barang siapa yang menuntut ilmu demi akhirat maka ilmunya itu akan membuatnya rendah hati dan menumbuhkan kehusyu'an hati serta ketenangan jiwa. Dia akan terus mengawasi dirinya dan tidak bosan untuk terus memperhatikannya. Bahkan di setiap saat dia selalu berintrospeksi diri dan meluruskannya. Apabila dia lalai dari hal itu, dia pasti akan terlempar keluar dari jalan yang lurus dan binasa. Barang siapa yang menuntut ilmu untuk berbangga-banggaan dan meraih kedudukan, memandang remeh kaum muslimin yang lainnya serta membodoh-bodohi dan merendahkan mereka, sungguh ini tergolong kesobongan yang paling besar. Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun hanya sekecil dzarrah (anak semut), la haula wa la quwwata illa billah."

Ingatlah, kelak kita akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Tuhan semesta alam. Siapkah kita?
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sabtu, 26 Oktober 2013

‎Sujud

Tatkala bersujud, sesungguhnya memosisikan kita pada kedudukan yg amat sangat rendah. Tapi luar biasa, justru pada posisi rendah itulah Allah berada pada jarak paling dekat dengan kita. Jadi apa kunci mendekatkan diri ke Allah? Rendahkan hati di hadapanNya
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Jumat, 25 Oktober 2013

‎Harta kita sebenarnya

::- HARTA KITA YANG SEBENARNYA -::

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Anak keturunan Adam (senantiasa) berkata: Hartaku, hartaku! Apakah engkau wahai anak Adam mendapatkan bagian dari hartamu selain yang engkau makan sehingga engkau habiskan, atau engkau pakai sehingga engkau rusakkan atau yang engkau sedekahkan sehingga engkau sisakan (untuk kehidupan akhirat)"(HR. Muslim).

Harta kita yang sebenarnya adalah yang kita sedekahkan, karena itu akan menjadi tabungan amal kita untuk kehidupan yang kekal di akhirat kelak. semoga kita bisa mengambil pelajaran dan mengamalkannya. Aamiin.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kamis, 24 Oktober 2013

‎Masalah Yang Mendewasakan

Dalam Islam setiap ujian-ujian yang datang pasti mendewasakan kita

Masalahnya adalah bukan ujian yang membuat kita merasa sedih, risau, galau tapi bagaimana sikap kita kemudian menghadapinya

Orang yang dekat dgn Allah maka dia tidak akan merasa takut, risau, dan galau

Karena Allah bersama kita

Cinta karena Allah adalah saat kita memutuskan untuk bisa bersama, karena Allah juga yang bisa memutuskan berpisah.

Seseorang laki-laki tidak akan bisa merasakan cinta kepada seorang wanita, sebelum dia merasakan bahwa yang dicintai adalah Allah melebihi dari pada segala-galanya.

Jika kemudian ia sudah mencintai Allah lebih dari pada segala-galanya, baru dia bisa merasakan cinta sejati pada seorang wanita

By Ustadz Felix Siauw

Powered by Telkomsel BlackBerry®

‎Kita memerlukan nasehat

Sebaik apapun kita, masih membutuhkan nasehat..

Jika kita merasa paling hebat, Allah tak kan mengutus Rasul-Nya sebagai penyeru kebenaran...

Jika kita merasa paling pintar,tak kan ada guru di dunia ini..

Nasehat itu umpama obat, mungkin pahit dan tak suka pada awalnya..

Namun percayalah, di balik itu ada hikmah penyembuh dari kesalahan sehingga kita senantiasa hidup di jalan yang benar. Insya Allah. Aamiin
Powered by Telkomsel BlackBerry®